Comscore Tracker

10 Benda yang Jarang Dibersihkan, Padahal Jadi Sarang Bakteri

Bakteri yang nempel mulai dari Samonella hingga E-Coli 

Terkadang karena kesibukan, kamu tidak sempat membersihkan barang-barangmu dari debu. Tahu tidak, barang yang tidak dibersihkan selain tidak berdebu, di dalamnya juga dipenuhi dengan kuman dan bakteri!

Nah coba lihat ke sekelilingmu, apakah benar benda-benda ini jarang kamu bersihkan? Dan apa efek negatifnya kalau jarang dibersihkan? 

Baca Juga: Musim Hujan Tiba, Cek 5 Hal Ini di Mobil Kamu Agar Aman Berkendara

1. Saklar lampu

10 Benda yang Jarang Dibersihkan, Padahal Jadi Sarang Bakteribesthomegear.com

Hal pertama yang kita lakukan sebelum pergi ke kamar mandi adalah menghidupkan lampu. Lalu, setelah usai, kita kembali mematikan saklar lampu. Saklar lampu disentuh hingga puluhan kali dalam sehari, tapi hampir tidak pernah dibersihkan.

Menurut penelitian dari University of Houston, jari kotor membuat saklar lampu terkontaminasi kuman dan bakteri, terlebih di tempat umum. Berdasarkan penelitian, saklar lampu memiliki 112,7 bakteri per cm2, ungkap laman Vanguard Cleaning System.

2. Gagang pintu

10 Benda yang Jarang Dibersihkan, Padahal Jadi Sarang Bakterishutterstock.com

Segala benda yang sering bersentuhan dengan tangan manusia rentan dipenuhi bakteri dan kuman. Termasuk, gagang pintu. Menurut laman Hygiene Solutions, bakteri yang sering ditemukan di gagang pintu adalah Salmonella, Campylobacter dan Staphylococcus.

Ada pula bakteri E-coli yang bisa menyebabkan diare dan sakit perut. Beruntungnya, rata-rata gagang pintu terbuat dari logam, bukan tempat ideal bakteri untuk berkembang biak. Bakteri ini hanya bisa bertahan selama 24 jam di permukaan keras seperti gagang pintu.

3. Pegangan flush

10 Benda yang Jarang Dibersihkan, Padahal Jadi Sarang Bakteribobvila.com

Menurut laman Business Hygiene, ada sekitar 83 bakteri per inci² di pegangan flush. Hal ini tidak mengherankan, karena kita biasanya mencuci tangan setelah usai beraktivitas di kamar mandi. Sesekali, kamu perlu membersihkannya dengan disinfektan agar steril.

Yang lebih mengejutkan, beberapa orang melakukan flush dengan kaki. Ini dilakukan supaya tangan mereka tidak kotor dan tetap higienis. Oleh karena itu, bakteri yang umum ditemukan di lantai juga kerap ditemukan di pegangan flush kloset. 

4. Dudukan kloset

10 Benda yang Jarang Dibersihkan, Padahal Jadi Sarang Bakteritreehugger.com

Dudukan kloset adalah salah satu benda terkotor dan hal ini tidak terbantahkan. Menurut penelitian dari laman The Cleaner Home, rata-rata dudukan kloset berukuran 16,5 inci memiliki 34.000 bakteri atau 125,55 bakteri per inci². Banyak banget, kan?

Agar dudukan kloset tidak dipenuhi oleh kuman dan bakteri, kamu harus sering-sering mengelapnya agar kering. Tak lupa, memberi cairan disinfektan agar bakteri di atasnya mati. Jangan malas, setidaknya kamu perlu membersihkannya setiap hari!

5. Kain lap

10 Benda yang Jarang Dibersihkan, Padahal Jadi Sarang Bakterihomeofyarns.com

Coba diingat-ingat, kapan kamu terakhir kali membersihkan kain lap yang ada di dapur atau tempat cuci piring? Kain lap ini sangat jarang dibersihkan dan terlihat lembap. Padahal, benda yang lembap disukai oleh bakteri sebagai tempat berkembang biak.

Berdasarkan penelitian yang ada di laman W24, dari sampel 100 kain lap, 49 persen di antaranya menunjukkan pertumbuhan bakteri yang signifikan. Kalau kain lap sering digunakan, kamu perlu mencuci dan menjemurnya setiap 2 hari sekali.

Baca Juga: 8 Benda yang Wajib Dibersihkan Setelah Terkena Flu, Jangan Malas ya!

6. Setir mobil

10 Benda yang Jarang Dibersihkan, Padahal Jadi Sarang Baktericarfromjapan.com

Kamu mungkin tidak menyangka kalau ada banyak kuman dan bakteri di setir mobil. Faktanya, ada 629 bakteri per inci² di setir mobil, jauh lebih banyak dari dudukan kloset yang hanya 172 bakteri per inci², ungkap laman Fox News. Kotor juga, ya?

Sementara, menurut Queen Mary University, ada 700 bakteri per inci² di permukaan setir mobil, kutip laman Reader's Digest. Setidaknya, kamu perlu membersihkan setir mobil setiap seminggu sekali dengan kain bersih dan disinfektan.

7. Remote control

10 Benda yang Jarang Dibersihkan, Padahal Jadi Sarang Bakteriazsertcenter.az

Remote control adalah salah satu benda terkotor yang ada di rumah. Apalagi, kalau kamu punya kebiasaan makan sambil nonton TV, tanganmu yang kotor dan berminyak akan menempelkan sejumlah bakteri di remote control. Hmmm, jorok banget.

Lalu, bakteri itu akan berpindah ke anggota keluarga lain lewat sentuhan. Itulah mengapa, kamu perlu rajin membersihkan remote control. Kamu bisa membersihkannya dengan kain lap yang telah dibasahi alkohol 70 persen lebih dahulu dan keringkan kembali.

8. Tetikus komputer

10 Benda yang Jarang Dibersihkan, Padahal Jadi Sarang Bakteriabc.net.au

Tak usah diragukan lagi betapa banyaknya bakteri yang ada di tetikus (mouse) komputer. Menurut penelitian dari Arizona University, ada 1.676 bakteri per inci² di benda tersebut. Bakteri ini berpindah dari tangan yang kotor dan menetap di tetikus selama kurang lebih 24 jam.

Bagaimana cara membersihkan tetikus komputer? Pertama, cabut tetikus dari komputer, lalu bersihkan permukaannya dengan kain yang telah dibasahi oleh alkohol isopropil. Apabila ada noda membandel, gosok dengan keras sampai nodanya hilang.

9. Keyboard komputer

10 Benda yang Jarang Dibersihkan, Padahal Jadi Sarang Bakteritheshoppersweekly.com

Bakteri dan kuman yang ada di permukaan keyboard komputer jauh lebih banyak dari tetikus. Menurut laman The Guardian, ada 3.295 bakteri per inci² di keyboard komputer. Tentunya, jari-jemari yang kotor adalah pemicu utamanya.

Untuk membersihkannya, cabut keyboard dari komputer atau mematikan laptop lebih dulu. Lalu, balik dan guncangkan keyboard untuk meruntuhkan remah-remah kotoran yang ada di dalamnya. Jangan lupa mengelap dengan kain yang telah dibasahi disinfektan.

10. Dispenser air

10 Benda yang Jarang Dibersihkan, Padahal Jadi Sarang Bakterinewair.com

Dispenser air terutama di bagian gagangnya menjadi benda yang terkotor dan dipenuhi bakteri. Khususnya, dispenser yang kita pegang untuk mengalirkan air ke gelas. Penyebabnya penumpukan bakteri karena tangan yang kotor yang sering memegang gagang dispenser.

Berdasarkan penelitian yang dikutip di laman Reader's Digest, di dispenser air ada ragi, jamur dan bakteri dalam jumlah banyak. Untuk membersihkannya, kamu bisa mengelap dengan kain yang dibasahi disinfektan, lalu keringkan kembali seperti sediakala.

Sudah sadar kan ya, benda-benda di sekitar kita yang bisa jadi sarang penyakit. Yuk, mulai dibersihkan.  

Baca Juga: 7 Fakta Unik Mysophobia, Ketakutan Berlebih pada Sesuatu yang Kotor

Topic:

  • Febriana Sintasari

Berita Terkini Lainnya