Comscore Tracker

Bikin Hati Tenang, 6 Tips Menabung Dana Darurat Agar Cepat Terkumpul

Dana darurat penting untuk menghadapi ketidakpastian

Jakarta, IDN Times - Apakah kamu terbiasa menghabiskan penghasilan hingga tak bersisa? Sudahkah menyisihkan sebagian uangmu untuk dana darurat

Perencana Keuangan Finansialku, Widya Yuliarti mengatakan, dalam piramida keuangan, kita harus memiliki keamanan keuangan sebagai fondasi awal. Tanpa adanya keamanan keuangan yang solid, maka bisa dipastikan, kita akan sulit bertahan dari badai yang mungkin akan datang.

"Dana darurat ini, bisa dikatakan sebagai salah satu cara untuk memitigasi risiko yang ada di kehidupan kita. Dalam hidup, kita dihadapkan oleh risiko, seperti kehilangan pekerjaan yang bisa terjadi kapan pun dan oleh siapa pun," kata Widya dalam keterangan tertulis kepada IDN Times, Selasa (8/12/2020).

Lantas, bagaimana cara kita mempersiapkan dana darurat yang ideal? Ini dia 6 tips menabung dana darurat menurut Widya.

Baca Juga: Bisa Gak Sih, Gaji Rp5 Juta Beli Rumah yang Nyaman?

1. Sisihkan dari penghasilan bulanan kamu

Bikin Hati Tenang, 6 Tips Menabung Dana Darurat Agar Cepat TerkumpulIlustrasi utang (IDN Times/Arief Rahmat)

Langkah pertama untuk menabung dana darurat adalah yang bisa dilakukan adalah menyisihkan dari gaji atau pendapatan bulanan. Tidak ada persenan yang paling baik, karena harus disesuaikan dengan kebutuhan.

Setidaknya, 20 persen dari pendapatan bulanan harus dialokasikan untuk diinvestasikan atau ditabung. Nah, 20 persen tersebut bisa disesuaikan dengan tujuan keuangan yang ingin dicapai.

"Jika memang fokus utama kamu adalah di dana darurat, maka bisa langsung
alokasikan 20 persen ke dana darurat," kata Widya.

Namun jika ada kebutuhan lain yang urgen, kamu bisa membaginya antara dana darurat dan tujuan keuangan yang sangat mendesak itu.

2. Besaran dana darurat ideal

Bikin Hati Tenang, 6 Tips Menabung Dana Darurat Agar Cepat TerkumpulANTARA FOTO/Arif Firmansyah

Untuk besaran dana darurat  yang harus kamu persiapkan tergantung dari pengeluaran bulanan dan juga status pernikahan. Berikut ini adalah besaran dana darurat yang disarankan:

  • Jika single, dana darurat yang harus kamu kumpulkan minimal 6 kali dari
    pengeluaran bulanan
  • Jika kamu sudah menikah, dana darurat yang harus kamu kumpulkan minimal 9
    kali dari pengeluaran bulanan
  • Jika kamu sudah menikah dan punya anak, dana darurat yang harus kamu kumpulkan di 12 kali dari pengeluaran bulanan

"Jadi, setiap individu dan juga keluarga memiliki dana darurat yang berbeda-beda," ujar Widya.

3. Selalu pisahkan di rekening yang berbeda dari rekening operasional

Bikin Hati Tenang, 6 Tips Menabung Dana Darurat Agar Cepat TerkumpulIlustrasi. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Widya mengatakan, dana darurat harus diamankan dari godaan flash sale dan promo per bulan. Untuk itu, kamu bisa langsung memisahkan antara rekening operasional dan rekening dana darurat. Jadi, tidak perlu takut merasa kebanyakan memiliki rekening.

"Selama rekening kamu ada fungsi dan tujuannya, tidak masalah menambah rekening," katanya.

Baca Juga: 5 Kesalahan Ini Bikin Kamu Sulit Menabung, Jangan Dibiasakan!

4. Selalu dipisahkan dari hari pertama kamu gajian

Bikin Hati Tenang, 6 Tips Menabung Dana Darurat Agar Cepat TerkumpulIlustrasi pemberian gaji (IDN Times/Arief Rahmat)

Keempat nih, supaya dana darurat cepat terkumpul dan tidak terpakai terus, maka kamu bisa langsung memisahkannya dari pendapatan bulanan, di hari pertama mendapatkan pendapatan.

"Langsung pisahkan 20 persen dari pendapatan untuk dimasukin ke rekening khusus dana darurat. Sehingga, sisanya yang 80 persen bisa kamu pergunakan untuk kebutuhan lainnya tanpa harus menganggu dana darurat," jelas Widya.

5. Harus ada yang stand by di rekening

Bikin Hati Tenang, 6 Tips Menabung Dana Darurat Agar Cepat TerkumpulIlustrasi Antre di ATM (IDN Times/Mardya Shakti)

Wah, dana darurat harus disimpan di rekening, rugi dong? Eits, jangan salah, dana darurat ini memang harus ada yang stand by di rekening. Karena, kamu tidak bisa memprediksikan kapan akan terjadi keadaan darurat.

Widya mengatakan, kalau keadaan darurat terjadi di tengah malam dan kamu simpan semua di investasi, kamu akan mendapatkan uang tunai dari mana selain dari uang di rekening?

"Maka, persiapkan dana darurat di rekening juga ya," ucapnya.

6. Dana darurat boleh diinvestasikan dengan syarat

Bikin Hati Tenang, 6 Tips Menabung Dana Darurat Agar Cepat TerkumpulIlustrasi investasi (IDN Times/Sukma Shakti)

Buat  gatal lihat uang nganggur dalam jumlah banyak, kamu boleh kok
menginvestasikan dana darurat di instrument investasi yang aman, likuid dan mudah dijangkau.

Tetapi, sebaiknya jangan menginvestasikan seluruh dana darurat yang kamu miliki, ya. Cukup investasikan maksimal 50 persen dari dana darurat kamu ke instrumen seperti deposito, reksa dana pasar uang atau emas.

Baca Juga: Cicilan KPR Macet Saat Pandemik, Ini Solusinya!

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya