Comscore Tracker

Perusahaan Wajib Laporkan Data Pegawai Bergaji di Bawah Rp5 Juta

Kalau alpa, ada sanksinya

Jakarta, IDN Times - Presiden Joko "Jokowi" Widodo resmi meluncurkan program bantuan sebesar Rp600 ribu per bulan selama 4 bulan bagi pegawai non-PNS dan BUMN yang bergaji di bawah Rp5 juta, pada Kamis (27/8/2020) di Istana Negara.

"Hari ini kita lengkapi lagi yang namanya tambahan subsidi gaji totalnya yang akan diberikan adalah 15,7 juta pekerja diberikan Rp2,4 juta. Ini memang diberikan kepada para pekerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan," kata Jokowi dalam siaran di channel YouTube Sekretariat Presiden, Kamis.

Program bantuan ini akan diberikan kepada 15,7 juta pekerja. Untuk tahap awal di hari ini, bantuan diberikan kepada 2,5 juta pekerja.

Sementara, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengingatkan perusahaan agar segera melaporkan data para pekerjanya.

"Perusahaan yang tidak menyerahkan data rekening pekerjanya akan diberikan sanksi administrasi berupa teguran sampai pada penghentian pelayanan publik," tegasnya.

Ida pun meminta BPJS Ketenagakerjaan mengerahkan cabang-cabangnya untuk mendorong perusahaan yang belum memberikan nomor rekening pekerjanya supaya segera menyerahkan. Menurutnya, masih terdapat dua juta data nomor rekening yang belum masuk.

Baca Juga: 22 ribu Karyawan Bergaji di Bawah Rp5 Juta Terverifikasi Dapat BLT

1. Kemenaker minta perusahaan segera melaporkan data karyawannya

Perusahaan Wajib Laporkan Data Pegawai Bergaji di Bawah Rp5 JutaIlustrasi rupiah (IDN Times/Hana Adi Perdana)

Menurut Ida, Kemenaker perlu memastikan terlebih dahulu bahwa data calon penerima subsidi upah sudah tervalidasi dan terverifikasi.

“Setelah data itu diverifikasi dan divalidasi oleh BPJS Ketenagakerjaan, maka kami chek list, lalu kami serahkan ke KPPN, dan KPPN langsung dikirim ke bank-bank penyalur. Jadi tidak istilahnya dibatalkan,” ujarnya.

Dia mengatakan pekerja yang belum menyerahkan data nomor rekening ke BPJS Ketenagakerjaan harus segera memberikan. 

2. Berikut persyaratan bagi penerima subsidi

Perusahaan Wajib Laporkan Data Pegawai Bergaji di Bawah Rp5 JutaYoutube IDN Times

Adapun pekerja atau buruh yang mendapat subsidi harus memenuhi seluruh persyaratan, yaitu WNI yang dibuktikan dengan NIK, terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan, dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan; dan peserta yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan upah di bawah Rp5 juta sesuai upah yang di laporkan kepada BPJS Ketenagakerjaan.

“Persyaratan lainnya, ialah pekerja/buruh penerima upah; pekerja/buruh yang bekerja pada pemberi kerja selain pada induk perusahaan BUMN, lembaga negara, instansi pemerintah, kecuali non ASN; memiliki rekening bank yang aktif; tidak termasuk dalam peserta penerima manfaat program kartu prakerja dan peserta yang membayar iuran sampai dengan bulan Juni 2020,” ujarnya.

Baca Juga: Tips Kelola BLT bagi Pekerja Bergaji di Bawah Rp5 Juta

3. Jokowi menyebutnya sebagai penghargaan bagi yang rajin bayar Jamsostek

Perusahaan Wajib Laporkan Data Pegawai Bergaji di Bawah Rp5 JutaPresiden Jokowi dalam Rapat Terbatas Mengenai Penanganan COVID-19 dan Ekonomi Nasional di Istana Merdeka Jakarta pada Senin (24/8/2020) (Dok. Biro Pers Kepresidenan)

Sementara, Jokowi mengatakan bantuan tersebut ibarat penghargaan yang diberikan kepada para pegawai perusahaan yang rajin membayar iuran Jamsostek.

"Artinya ini kita berikan sebagai sebuah penghargaan, reward kepada para pekerja dan perusahaan yang patuh selalu membayar iuran BPJS Ketenagaraan," jelasnya.

Bantuan subsidi upah pegawai ini diberikan dalam dua tahap. Tahap pertama yang sudah ditransfer hari ini diberikan sebesar Rp 1,2 juta. Targetnya, pada September 2020, bantuan sudah ditransfer kepada seluruh pekerja yang sudah terdata.

"Kita harapkan yang 2,5 juta orang ini ada yang menerimanya hari ini dan mungkin mundur besok karena jumlahnya jutaan ini," ucap Jokowi.

Baca Juga: Bukan Cuma Gaji di Bawah Rp5 Juta, Ini Syarat Dapat Subsidi Rp600 Ribu

Baca Juga: Perusahaan Diminta Isi Data Komplit Pegawai Bergaji di Bawah Rp 5 Juta

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya