Comscore Tracker

Mesin Motor SOHC vs DOHC, Apa Saja Perbedaannya? 

Lebih baik pilih SOHC atau DOHC, ya?

Spesifikasi mesin menjadi salah satu yang dilihat ketika kita hendak membeli motor baru. Di antara pilihan mesin yang ada, terdapat jenis mesin SOHC dan DOHC. SOHC (single overhead camshaft) dan DOHC (double overhead camshaft) memiliki perbedaan dari segi jumlah camshaft atau noken as yang digunakan pada mesin di bagian silinder head.

Lantas, seperti apa perbedaan antara mesin motor SOHC dengan DOHC? Apa kelebihan dan kekurangan masing-masing tipe, dan mana yang sebaiknya kamu pilih? Simak ulasannya berikut ini.

Baca Juga: Bukan Sport atau Bebek, 5 Alasan Mengapa Motor Matic jadi Raja Jalanan

1. Ongkos produksi dan perawatan mesin SOHC lebih terjangkau

Mesin Motor SOHC vs DOHC, Apa Saja Perbedaannya? Ilustrasi mesin motor bukan disel (motoris.id)

Mesin SOHC memiliki satu noken as yang berada di bagian tengah silinder head, sehingga umumnya mesin SOHC hanya punya dua katup saja. Mesin ini hanya punya satu noken as saja, sehingga komponen pendukungnya pun tidak sebanyak pada mesin DOHC.

Komponen yang lebih sedikit inilah yang membuat produksi dan perawatan mesin SOHC menjadi lebih terjangkau.

2. Mesin SOHC sering digunakan pada motor berkapasitas kecil

Mesin Motor SOHC vs DOHC, Apa Saja Perbedaannya? website

Pada mesin SOHC dengan dua klep, maka satu klep bertugas untuk mengatur bahan bakar masuk dan klep satunya untuk mengatur keluarnya gas buang. Pengaturan seperti ini digerakan oleh komponen rocker arm yang langsung terhubung dengan bagian camshaft.

Mesin SOHC kerap digunakan pada motor berkapasitas kecil seperti motor bebek dan motor matic. Namun tidak jarang motor sport yang juga menggunakan mesin ini seperti Byson, V-ixion, Megapro, dan GSX-150.

Baca Juga: Sering Diabaikan, 5 Hal Ini Bikin Sepeda Motor Boros Bensin

3. Mesin DOHC dapat meningkatkan RPM secara drastis

Mesin Motor SOHC vs DOHC, Apa Saja Perbedaannya? Neo Sport Cafe Honda CB650R (Dok. IDN Times)

Pada mesin DOHC jumlah klepnya lebih banyak, yaitu 2 klep in dan 2 klep ex. Kapasitas mixture ke dalam ruang pembakaran dan aliran gas buangnya pun semakin banyak. Beban dari masing-masing komponennya pun dapat tersalurkan dengan rata.

Jadi, RPM motor dapat meningkat. Dibandingkan dengan mesin SOHC yang noken asnya bertugas untuk membuka tutup klep in dan ex sekaligus, mesin DOHC memiliki jumlah klep 2 dua kali lipat lebih banyak. Sehingga, buka tutup klep in dan ex dilakukan oleh masing-masing noken as.

4. Pada mesin DOHC performa mesinnya meningkat, namun boros BBM

Mesin Motor SOHC vs DOHC, Apa Saja Perbedaannya? Commons.wikimedia.org

Posisi dan sudut klep pada mesin DOHC mampu mengoptimalkan aliran hisap dan buang dengan porting polish, sehingga dapat berdampak langsung pada performa mesin motor.

Dengan demikian, power yang dihasilkan pun akan lebih besar. Di sisi lain, konsumsi bahan bakarnya pun akan semakin bertambah.

5. Pilih mesin SOHC atau DOHC?

Mesin Motor SOHC vs DOHC, Apa Saja Perbedaannya? thehansindia.com/Mesin SOHC dan DOHC

Jadi, sebaiknya pilih yang mana mesin DOHC atau SOHC?

Bagi kamu yang menginginkan motor harian yang irit dan mudah penggunaannya, maka disarankan untuk memilih motor dengan mesin SOHC. Sedangkan jika ingin mencari motor yang lebih agresif dan tangguh, maka pilihlah motor dengan mesin DOHC. 

Nah, kini kamu sudah tahu perbedaan SOHC dan DOHC, serta kelebihan dan kekurangannya. Tinggal pilih yang sesuai denganmu, ya!

Baca Juga: Cek 5 Tanda Motormu Sudah Saatnya Diservis, Segera ke Bengkel!

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya