Comscore Tracker

Tanda-tanda V-Belt Motor Matic Wajib Diganti, Jangan Telat!

Repot kalau sampai v-belt putus di tengah jalan

Motor matic yang praktis membuat kendaraan ini menjadi pilihan, terutama di area perkotaan. Berkendara di tengah kemacetan pun nyaman karena tak perlu pindah-pindah persneling. Namun, merawat motor ini tak semudah motor biasa, lho.

Sebab, motor matic lebih rewel daripada motor biasa jika komponennya bermasalah . Nah, salah satu part yang perlu mendapat perhatian ekstra adalah van belt atau v-belt. Bagian ini fungsinya menghubungkan mesin dengan roda.

Jika v-belt putus, maka motor gak akan bisa lari meski mesin hidup. Kasusnya mirip dengan rantai putus. Namun, tak seperti rantai, v-belt gak bisa disambung lagi. Membongkarnya pun tak sederhana.

Jadi, biar gak putus di tengah jalan, kenali tanda-tanda v-belt harus diganti berikut ini.

1. Kondisi v-belt yang sudah mulai retak

Tanda-tanda V-Belt Motor Matic Wajib Diganti, Jangan Telat!Ilustrasi v-belt (YouTube/Rumput Teki)

Salah satu cara paling mudah dengan cara melihat fisik tanda v-belt motor matik harus ganti yaitu dengan melihat lekukan dengan membentuk huruf V yang ada pada bagian bergerigi.

Lalu, perhatikan setiap bagian, jika ada yang retak maka sudah bisa dipastikan v-belt motor matik kamu sudah saatnya diganti.

Baca Juga: 5 Tanda Sepeda Motormu Perlu Ganti Oli Segera, Sudah Dicek?

2. Tarikan motor sudah mulai berkurang dan ngempos

Tanda-tanda V-Belt Motor Matic Wajib Diganti, Jangan Telat!bmspeed7.com

Tanda kedua untuk mengetahui kamu sudah waktunya untuk mengganti v-belt motor kamu adalah dengan merasakan tarikan pada motor kamu yang sudah berkurang.

Jadi, akibat kualitas v-belt pada motor kamu yang tidak optimal lagi, dapat memberikan efek terhadap akselerasi motor kamu yang mulai berkurang. Sering dirasakan atau disebut motor kamu ngempos, nah itu bisa menjadi salah satu alasan v-belt motor kamu sudah harus diganti.

3. Ganti v-belt setiap kelipatan 15.000 km

Tanda-tanda V-Belt Motor Matic Wajib Diganti, Jangan Telat!IDN Times/Yohanes Nugroho

Memang masa pakai v-belt itu tidak bisa disamakan, karena balik lagi semua tergantung penggunaan motornya itu sendiri. Tetapi idealnya v-belt itu akan muncul retak-retak atau tidak layak pakai lagi jika sudah dipakai sejauh 15.000 km atau lebih. 

Jadi, sebaiknya jika kamu menggunakan motor kamu setiap hari maka jangan lupa sering-sering untuk memeriksa kondisi v-beltnya dan perhatikan km motor kamu karena v-belt motor kamu harus diganti setiap kelipatan 15.000 km.

Jadi, biasakan untuk memeriksa secara rutin kondisi v-belt kamu ya, biar gak putus di jalan!

Baca Juga: Waspada, 5 Kondisi Ini Bisa Bikin Rem Motor Kamu Blong di Jalan

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya