Comscore Tracker

Perlukah Mengisi Ban dengan Nitrogen? Ini Plus Minusnya!

Ini kelebihan dan kekurangan angin nitrogen untuk ban

Sebagai komponen penggerak yang bersentuhan langsung dengan aspal, kondisi ban harus diperhatikan, termasuk tekanan anginnya. Kini, pengisian angin dengan nitrogen cukup marak. Kamu bisa menemukannya di SPBU terdekat.

Nitrogen diklaim membuat ban lebih awet. Namun, sebenarnya apa saja kelebihan dan kekurangan mengisi angin dengan nitrogen? Simak penjelasannya berikut ini.

1. Sifatnya yang dingin membuat nitrogen lebih awet

Perlukah Mengisi Ban dengan Nitrogen? Ini Plus Minusnya!instagram.com/aceitdriving

Musuh utama ban adalah suhu yang panas. Sementara, nitrogen memiliki sifat yang dingin. Ini menjadi pembeda dengan angin biasa yang memuai saat suhunya naik. Saat kamu menggunakan nitrogen, ban yang kamu gunakan tidak akan meletus saat digunakan di bawah terik matahari.

Bila kendaraan dipacu dengan kecepatan tinggi, dengan ban yang berisi nitrogen, temperatur ban tidak naik terlalu tinggi. Ban akan tetap dingin dan dengan suhu yang dingin, ban akan lebih awet.

2. Molekul nitrogen lebih besar

Perlukah Mengisi Ban dengan Nitrogen? Ini Plus Minusnya!Pexels/Andrea Piacquadio

Molekul pada nitrogen lebih besar daripada angin biasa, sehingga tidak mudah keluar dari karet ban. Dengan begitu, angin nitrogen di dalam ban tak cepat berkurang.

Hal ini memengaruhi laju kendaraan yang membuat kendaraan apa pun lebih hemat bahan bakar. Sebab tekanan angin yang kurang dapat menghambat laju kendaraan sehingga membutuhkan tenaga mesin lebih besar dan berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar.

Baca Juga: 8 Komponen Penting di Balik Kap Mobil yang Wajib Diperhatikan

3. Nitrogen itu antiair

Perlukah Mengisi Ban dengan Nitrogen? Ini Plus Minusnya!Ban Mobil (IDN Times/Dwi Agustiar)

Berbeda dengan angin biasa yang didominasi oleh air, hampir keseluruhan kandungan nitrogen tidak mengandung air. Hal ini karena kandungannya 79 persen nitrogen, 20 persen oksigen, dan hanya satu persen uap air.

Ini membuat bobot ban akan lebih ringan. Hal ini memengaruhi laju kendaraan yang membuat kendaraan jadi lebih hemat bahan bakar.

Selain itu, tidak adanya kandungan air membuat tekanan ban akan lebih stabil. Jika tekanan angin pada ban optimal, maka tapak ban akan menempel lebih sempurna di permukaan jalan.

4. Namun nitrogen akan lebih cepat habis saat musim hujan

Perlukah Mengisi Ban dengan Nitrogen? Ini Plus Minusnya!tyre stickers

Kelemahan dari nitrogen adalah musim hujan. Di saat musim hujan atau sedang dalam udara dingin nitrogen akan cepat habis. Oleh karena itu, kamu harus melakukan pengecekan setidaknya satu kali dalam seminggu saat musim hujan berlangsung.

Nitrogen memang lebih unggul saat udara panas, tetapi akan menciut saat sedang udara dingin. Hal ini karena air atau suhu udara dingin akan menyerap nitrogen dibanding saat panas. Ini menyebabkan perputaran ban akan lebih berat saat musim dingin karena berkurangnya tekanan angin dalam ban.

Nah, setelah mengetahui kelebihan dan kekurangannya, apakah kamu tertarik untuk mengisi ban kendaraanmu dengan angin nitrogen?

Baca Juga: 5 Tanda Ban Mobil Sudah Wajib Diganti, Jangan Ditunda Sebelum Celaka

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya